SISTEM PENJUALAN VOUCHER ELECTRIK PULSA SELAMA SEMINGGU

•20 Mei 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Pilih satu sistem teknologi yang ada di sekitar kita.

  1. Nyatakan sistem tersebut adalah sistem apa.
    Sistem yang kami buat tentang penjualan voucher electrik selama seminggu. Banyak sekali orang-orang sekarang ini yang menjual pulsa hampir disetiap sudut jalan tersedia, karena kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi, silahturahmi, berbisnis dan lainnya hanya dengan menelpon ataupun sms. Kami memberi nama Sistem Penjualan Voucher Electrik selema seminggu.
  2. Nyatakan elemen penting dari sistem tersebut.
    Elemen yang penting dalam sistem tersebut yaitu data penjualan pulsa selama seminggu.
  3. Nyatakan sistem tersebut dalam bentuk diagram.

    tabel

  4. Nyatakan dalam bentuk grafik salah satu perilaku dari sistem tersebut.

    chart

Kelompok

10108797, Alif Al Birru
10108975, Fenni Suhardianningsih

Kelas IF-17K

Perkembangan Teknologi Penerangan Buatan

•25 Maret 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sejarah Perkembangan Penerangan Buatan

Dalam kehidupan sehari-hari kita semua pasti membutuhkan cahaya/ penerangan untuk melakukan suatu kegiatan. Cahaya ini bisa kita dapatkan dari sinar matahari pada siang hari. Sedangkan untuk malam hari, kita biasa menggunakan lampu listrik, lampu minyak, atau bahkan ada juga yang menggunakan lampu gas.

Jika melihat sejarah perkembangan dari penerangan buatan, semua bermula pada manusia jaman dahulu yang membutuhkan suatu penerangan pada malam hari dengan cara menggosok-gosokan batu hingga meneluarkan percikan api, yang kemudian dari percikan api tersebut dikembangkan dengan membakar benda-benda yang mudah terbakar sehingga benda tersebut dapat membentuk sekumpulan cahaya.

Dan seterusnya sampai ditemukannya bahan bakar minyak yang dapat digunakan sebagai bahan untuk penyalaan lampu obor yang terbuat dari kayu atau bambu yang salah satu ujungnya dililitkan dengan kain atau bahan yang mudah terbakar yang sebelumnya telah diberi minyak.
Serta lampu minyak yang terbuat dari cawan atau mangkok kecil yang berisi minyak tanah yang diatasnya diberi sumbu. Cara penggunaannya kita tinggal menyalakan api diatas sumbu yang sudah dialirkan minyak.

Teknologi penerangan buatan terus berkembang dengan ditemukannya lampu listrik oleh Thomas Alpha Edision pada tahun 1879. Lampu listrik ini dapat mengeluarkan cahaya yang disebabkan oleh panas yang terjadi dari arus hubungan singkat listrik pada filamen carbon. Lima puluh tahun kemudian filamen carbon pada lampu diganti dengan filamen tungsten atau wolfram yang dibuat dengan membentuk lilitan kumparan sehingga dapat meningkatkan intensitas cahaya yang dikeluarkan.

Teknologi perkembangan lampu berkembang dengan pesat. Pada tahun 1910 digunakanlah lampu luah tegangan tinggi. Lampu ini menggunakan sistem emisi elektron yang bergerak dari Katoda menuju Anoda pada tabung lampu akan menumbuk atom-atom media gas yang ada di dalam tabung tersebut, akibat tumbukan-tumbukan tersebut akan menyebabkan pelepasan energi dalam bentuk cahaya.

Media gas yang digunakan dapat berbagai macam. Tahun 1932 ditemukan lampu luah dengan gas Sodium tekanan rendah, dan tahun 1935 dikembangkan lampu luah dengan gas Merkuri, dan kemudian tahun 1939 berhasil dikembangkan lampu Fluorescen, yang biasa dikenal dengan lampu neon. Selanjutnya lampu Xenon tahun 1959. Khusus lampu sorot dengan warna yang lebih baik telah dikembangkan gas Metalhalide (Halogen yang dicampur dengan Iodine) pada tahun 1964, sampai pada akhirnya lampu Sodium tekanan tinggi tahun 1965.

.

.

Dalam kehidupan masyarakat, penggunaan teknologi cahaya buatan ini tidak lepas dari dampak positif dan dampak negatif yang ditimbulkan. Salah satu contohnya adalah penggunaan lampu fluorescen atau yang lebih dikenal dengan sebutan lampu neon.

.

Dampak Positif Dalam Kehidupan Masyarakat

Lampu fluorescen lebih hemat energi dan lebih awet dibandingkan lampu biasa. Suatu riset menunjukkan bahwa dengan hasil cahaya yang sama terang, untuk pemakaian 5 jam lampu fluorescen hanya membutuhkan listrik 25,5 kWH sedangkan lampu biasa 109,5 kWH. Serta usia pakai rata-rata lampu fluorescen bisa sampai 10.000 jam sedangkan lampu biasa hanya sampai 1.500 jam.

Karena lampu fluorescen ini membutuhkan energi yang lebih sedikit dibanding lampu pijar biasa. Setiap daya listrik yang dipakai maka akan menghabiskan sumber daya energi listrik yang kebanyakan berasal dari bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil adalah bahan bakar tak terbarukan, dan dalam jangka sepuluh tahun ke depan mungkin bahan bakar jenis ini akan habis.

.

Dampak Negatif Dalam Kehidupan Masyarakat

Lampu fluorescen yang menggunakan uap air raksa dan fosfor, ketika dialiri listrik elemen ini saling bereaksi menimbulkan cahaya dengan hanya sedikit melepas panas. Uap air raksa ini walaupun konsentrasinya rendah, bila penanganan pembuangan tidak dilakukan dengan benar dapat merusak lingkungan. Jika pembuangan bola lampu fluorescen tidak dilakukan dengan benar dapat menyebabkan air raksa terlepas ke udara atau meresap ke tanah. Pada akhirnya karena proses alam, air raksa tersebut akan masuk ke dalam air, proses biologi akan mengubahnya menjadi racun berbahaya yang dapat bertahan lama.

Air raksa dalam air diubah oleh bakteri menjadi metilmerkuri, semacam racun yang akhirnya menumpuk pada binatang (ikan) dan yang mengkonsumsi ikan umumnya manusia akan teracuni air raksa akibat mengkonsumsi ikan yang tercemar tersebut. Tanda-tanda yang telah keracunan : mati rasa pada bagian lengan dan kaki, berkurangnya daya ingat, pendengaran dan penglihatan serta akibat-akibat lainnya.

.

Solusi Untuk Mengurangi Dampak Negatif

Untuk mencegah atau mengurangi dampak negatif dari sampah lampu fluorescen ini, diperlukan penanganan tempat pembuangan dan pengolahan sampah secara khusus dan terpisah.

.

.

.

Kelompok

10108797, Alif Al Birru
10108975, Fenni Suhardianningsih

Kelas IF-17K

Percobaan WordMobi

•2 Maret 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Percobaan posting menggunakan WordMobi.

Posted by Wordmobi

Uniform Server

•24 Juli 2007 • & Komentar

Setelah sekian lama mengunakan Apache2Triad, beberapa hari yang lalu akhirnya saya mencoba Uniform Server. Uniform Server merupakan salah satu paket WAMP (Windows Apache Mysql dan Php) yang ukurannya kecil dan mobile yang bisa di simpan di USB Flash Disk.

Saya tertarik dengan keunggulannya yang tidak perlu di install dan bersifat mobile. Jadi tinggal download, ekstrak, jalankan. Selesai. Apache Web Server beserta Database mysql pun sudah dapat digunakan. Hebatnya semua server ini dapat berjalan hanya dalam sebuah USB Flash Disk. Tinggal colokan USB Flash Disk pada komputer dan jalankan. Simpel, mudah, dan menyenangkan tentunya. :D

Menyenangkan karena sekarang pekerjaan saya lebih mudah. File-file aplikasi web yang sedang di kerjakan semua ada di USB Flash Disk. Tinggal colokan di komputer manapun, jalankan, edit dan testing. Mau di komputer kantor, rumah, warnet, atau komputer teman.

How To Sign S60 3rd Application

•21 Juli 2007 • Tinggalkan sebuah Komentar

Lihat di http://www.gosymbian.com/forum/viewtopic.php?t=757 saja!

Jaiku

•16 Mei 2007 • & Komentar

jaiku_green_logo.png

Ehm… Jaiku adalah salah satu fasilitas micro-bloging. Sangat menarik, mudah, dan cepat. Tapi sepertinya jaiku ini kurang rame di Indonesia.

Semangat Dong!!!

•15 Mei 2007 • Tinggalkan sebuah Komentar

Semalam saya YM-an dengan teman lama, teman seperjuangan, teman kerja waktu dulu saya bekerja disebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan dan pengembangan perangkat aplikasi komputer.

Dia bercerita tentang pengalaman-pengalamannya selama kerja disana. Ternyata banyak yang berubah. Terlebih pada pengetahuannya tentang berbagai teknologi dan bahasa pemograman. Yang padahal dulu sama-sama belajar dan berjuang bersama. Selama setahun dia bisa menjadi serba bisa seperti itu. Sungguh kerja keras yang hebat.

Sedangkan apa yang sudah saya lakukan selama satu tahun ini? :D Hahahaha…

Hanya duduk santai, bowsing, chating, minum, dan makan. Tak heran perut menjadi mengembung.

Kemana semangat ‘45 itu yah?

Kemana semangat untuk menguasai dunia itu yah?

Konfigurasi Gnubox Lebih Mudah

•4 Mei 2007 • & Komentar

Semalam menemukan cara konfigurasi Gnubox dengan bluetooth. Lebih mudah dan tidak perlu konfigurasi ulang setiap kali mau melakukan koneksi internet dari handphone menggunakan Gnubox.

Yang diperlukan yaitu Driver bluetooth (saya pakai Widcomm), mRouter, dan AnalogX Proxy untuk sisi kompuer. Dan tentunya Gnubox untuk sisi handphonenya.

Lanjutkan membaca ‘Konfigurasi Gnubox Lebih Mudah’

Membuat Autocompleter Nama Sekolah dengan Scriptaculous dan ASP

•21 Maret 2007 • & Komentar

PMB sudah dimulai. Siap-siap disibukan dengan pengentrian data calon mahasiswa.

Terdapat beberapa kekurangan yang ada pada aplikasi entri data calon mahasiswa. Yaitu ketidaksamaan nama asal sekolah yang dientri oleh pengentri data satu dengan pengentri data yang lainnya.

Misalnya pengentri data satu memasukan SMA Negeri 1 Bandung. Pengentri data dua memasukan SMAN 1 Bandung. Dan Pengentri data tiga memasukan SMAN 1 Bdg.

Ketiga nama sekolah yang dimasukan itu sama, hanya penulisannya yang berbeda. Bagimana untuk menseragamkan nama asal sekolah tersebut?

Untuk mengatasi masalah tersebut mungkin bisa menggunakan kode asal sekolah atau menggunakan combo box list nama asal sekolah. Namun berhubung jumlah SMA yang ada di indonesia jumlahnya ribuan, sangat tidak mungkin menggunakan kode sekolah. Si pengentri data akan kesulitan menghapal kode untuk tiap sekolah.

Lanjutkan membaca ‘Membuat Autocompleter Nama Sekolah dengan Scriptaculous dan ASP’

Aplikasi Web Base dengan wordpress Framework

•12 Maret 2007 • & Komentar

Ho… ho… ho…

Setelah 2 minggu mencoba-coba menelusuri semua daleman framework wordpress, akhirnya selesai juga aplikasi web base entri nilai mahasiswa. Senangnya karena saya tinggal menggunakan semua fungsi yang sudah ada dalam framework wordpress ini.

Ditambah dengan adanya scriptaculous pada framework wordpress, membuat aplikasi entri nilai mahasiswa ini lebih mudah di operasikan oleh para pengguna / jurusan dalam mengentri nilai mahasiswa.

Berhubung database yang di gunakan adalah SQL Server 2000 dan wordpress tidak mendukung untuk koneksi ke database tersebut, jadi diperlukan sebuah connector seperti adodb.

Lanjutkan membaca ‘Aplikasi Web Base dengan wordpress Framework’